Rabu, 19 November 2014

Organisasi yang Berkembang


a) Latar Belakang

Sejalan dengan perkembangan perekonomian, banyak perusahaan dalam rangka mengembangkan usahanya melakukan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan modal, diantaranya adalah dengan cara utang atau menambah jumlah kepemilikan saham dengan menerbitkan saham baru. Untuk menambah jumlah kepemilikan saham perusahaan dapat dilakukan dengan menjual kepada pemegang saham yang sudah ada, menambah saham yang tidak dapat di bagi, menjual langsung kepada pemilik tunggal atau dengan melakukan penawaran saham kepada masyarakat umum. Proses penawaran sebagian saham kepada masyarakat melalui bursa efek disebut dengan istilah go public. 

Secara mudah, go public merupakan penawaran saham atau obligasi kepada masyarakat umum untuk pertama kalinya. Pertama kali di sini berarti bahwa pihak penerbit pertama kalinya melakukan penjualan saham atau obligasi. Ada beberapa manfaat yang diterima apabila melakukan penawaran umum. Bagi perusahaan, dengan melakukan penawaran umum maka akan dapat memperoleh dana yang relatif besar dan diterima sekaligus. Proses go public relatif lebih mudah dan biayanya juga relatif lebih murah. Dana hasil penawaran umum biasanya digunakan untuk melakukan ekspansi, memperbaiki struktur permodalan. Selain itu melalui go public, emiten sebagai penerbit saham akan dikenal oleh masyarakat, sehingga proses ini dapat dianggap promosi tidak langsung bagi perusahaan maupun bagi produk dan jasa yang dihasilkannya. Dampak lain yang diperoleh adalah meningkatnya citra perusahaan.

Transaksi penawaran umum penjualan saham pertama kalinya terjadi pada pasar perdana (primary market). Pasar perdana adalah penawaran saham dari perusahaan yang menerbitkan saham (emiten) kepada investor selama waktu yang ditetapkan oleh pihak yang menerbitkan sebelum saham tersebut diperdagangkan di pasar sekunder. Harga saham di pasar perdana ditentukan oleh penjamin emisi dan emiten.

Dari hasil penjualan saham tersebut keseluruhannya masuk sebagai modal perusahaan. Walaupun emiten dan underwriter secara bersama – sama mengadakan kesepakatan dalam menentukan harga saham perdana, namun sebenarnya mereka masing – masing mempunyai kepentingan yang berbeda. Sebagai pihak yang membutuhkan dana, emiten menginginkan harga perdana yang tinggi. Karena dengan harga perdana yang tinggi emiten berharap akan segera merealisasikan rencana proyeknya. Dilain pihak underwriter sebagai penjamin emisi berusaha untuk meminimalkan resiko yang ditanggungnya. Dalam tipe penjaminan full comitment , pihak underwriter akan membeli saham yang tidak terjual di pasar perdana. Keadaan ini membuat underwriter tidak berkeinginan untuk membeli saham yang tidak laku terjual.

b)      Pembahasan

Organisasi adalah bentuk formal dari sekelompok manusia dengan tujuan individualnya masing - masing (gaji, kepuasan kerja, dll) yang bekerjasama dalam suatu proses tertentu untuk mencapai tujuan bersama (tujuan organisasi). Agar tujuan organisasi dan tujuan individu dapat tercapai secara selaras dan harmonis maka diperlukan kerjasama dan usaha yang sungguh-sungguh dari kedua belah pihak (pengurus organisasi dan anggota organisasi) untuk bersama - sama berusaha saling memenuhi kewajiban masing-masing secara bertanggung jawab, sehingga pada saat masing-masing mendapatkanhaknya dapat memenuhi rasa keadilan baik bagi anggota organisasi / pegawai maupun bagi pengurus organisasi/pejabat yang berwenang. Pada dasarnya suatu organisasi terbentuk karna ada faktor-faktor. Berikut ini faktor terbentuknya suatu organisasi:
a.       Strategi
Struktur organisasi adalah salah satu sarana yang digunakan manajemen untuk mencapai sasarannya. Karena sasaran diturunkan dari strategi organisasi secara keseluruhan, logis kalau strategi dan struktur harus terkait erat. tepatnya, struktur harus mengikuti strategi.
b.      Ukuran Organisasi
Terdapat banyak bukti yang mendukung ide bahwa ukuran sebuah organisasi secara signifikan memengaruhi strukturnya.
c.       Teknologi
Istilah teknologi mengacu pada cara sebuah organisasi mengubah input menjadi output. Setiap organisasi paling tidak memiliki satu teknologi untuk mengubah sumber daya finansial, SDM, dan sumber daya fisik menjadi produk atau jasa.
d.      Lingkungan
Lingkungan sebuah organisasi terbentuk dari lembaga-lembaga atau kekuatan-kekuatan di luar organisasi yang berpotensi memengaruhi kinerja organisasi. Kekuatan-kekuatan ini biasanya meliputi pemasok, pelanggan, pesaing, badan peraturan pemerintah, kelompok-kelompok tekanan publik, dan sebagainya.

Konsep-konsep tentang organisasi berkembang mulai tahun 1800-an , sekarang dikenal sebagai teori klasik (classical theory) atau disebut juga teori tradisional. Teori klasik telah ada ribuan tahun yang lalu ,dalam dalam kerajaan Mesir , China dan kekaisaran Romawi. Gereja Katolik Roma telah mempergunakan teori klasik hampir dua ribu tahun lamanya. Organisasi secara umum digambarkan oleh para teoritisi klasik sebagai sangat tersentralisasi , dan tugas-tugasnya terspesialisasi. Teori klasik memberikan petunjuk “mekanistik” struktual yang kaku ,bukan kreativitas.
Teori klasik berkembang dalam tiga aliran:
a.       Birokrasi
Kata birokrasi berasal dari kata legal-rasional. Organisasi disebut rasional dalam hal penetapan tujuan dan perancangan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut . Organisasi itu legal karena wewenangnya berasal dari seperangkat atuan . Menurut Weber bentuk organisasi yang birokratik secara kodratnya adalah bentuk oragnisasi yang paling efisien . Weber berpendapat bahwa masyarakat perlu membentuk organisasi “baru” yang lain dari organisasi tradisional . Model organisasi “baru” ini (birokratik) mempunyai karakteristik-karakteristik struktural tertentu .
Menurut Weber , model birokratik dapat digunakan secara efektif. Weber mengemukakan karakteristik-karakteristik birokratik sebagai berikut :
·         Pembagian kerja yang jelas
·         Hirarki wewenang yang dirumuskan secaa baik
·         Program rasional dalam pencapaian tujuan organisasi
·         Sistem prosedur bagi penanganan situasi kerja
·         Sistem aturan yang mencakup hak-hak dan kewajiban-kewajiban posisi para pemegang jabatan
·        Hubungan-hubunagn antara pribadi yang bersifat “impersonal” Ada pemisah antara masalah-masalah pribadi dengan persoalan-persoalan resmi (formal) organisasi .
b.      Administrasi
Teori administrasi adalah bagian kedua dari teorisasi organisasi klasik. Berkembang sejak tahun 1900. Henri fayol (1841-1952), seorang industrialis dari Perancis, pada tahun 1916 telah menulis masalah-masalah tehnik dan administrasi. Fayol menyatakan bahwa semua kegiatan-kegiatan industrial dapat dibagi menjadi 6 (enam) kelompok :
·         Kegiatan-kegiatan teknikal (produksi , manufacturing , adaptasi)
·         Kegiatan-kegiatan komersial (pembelian, penjualan, pertukaran)
·         Kegiatan-kegiatan finansial (pencarian suatu penggunaan optimum dari modal)
·         Kegiatan-kegiatan keamanan (perlindungan terhadap kekayaan dan personalia organisasi)
·         Kegiatan-kegiatan akuntansi (penentuan persediaan, biaya, penyusunan neraca dan laporan rugi-laba, statistik)
·         Kegiatan-kegiatan manajerial (perencanaan, pengorganisasian, pemberian perintah, pengkoordinasian dan pengawasan)
Fayol mengemukakan dan membahas 14 (empat belas) kaidah manajemen yang menjadi dasar perkembangan teori administrasi .Pinsip-prinsip dari Fayol tersebut secara ringkas dapat diuraikan sebagai berikut :
·         Pembagian kerja (division of work)
·         Wewenang dan tanggung jawab (authority and responsibility)
·         Disiplin (discipline)
·         Kesatuan perintah (unity of command)
·         Kesatuan pengarahan (unity direction)
·         Mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi (subordinationof individual interests to general interests)
·         Balas jasa (remuniretion of personnel)
·         Sentralisasi (centralization)
·         Rantai skalar (scalar chain)
·         Aturan (order)
·         Keadilan (equity)
·         Kelanggengan personalia (stability of tenure of personnel)
·         Inisiatif (initiative)
·         Semangat korps (esprit de crops)
Fayol memerinci fungsi-fungsi kegiatan administrasi menjadi “elemen-elemen” manajemen – perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pemberian perintah (commanding), pengkoodinasian (coordinating) dan pengawasan (controlling).
c.       Ilmiah
Bagian ketiga dari teori klasik adalah manajemen ilmiah (Scientific Management). Manajemen ilmiah yang dikembangkan mulai sekitar tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor. Dalam buku-buku literatur , manajemen ilmiah diartikan :
                                                                                i.            Manajemen ilmiah merupakan penerapan metode ilmiah pada studi, analisa, dan pemecahan masalah-masalah organisasi.
                                                                              ii.            Manajemen ilmiah adalah seperangkat mekanisme-mekanisme atau teknik-teknik - “a bag of tricks” - untuk  meningkatkan efisien kerja organisasi.
Secara ringkas ,Taylor telah mengidentifikasikan karakteristik-karakteristik manajemen ilmiah :
·         science, not rule of thumb
·         harmony, no discord
·         cooperation, not individualism
·         maximum output, in place of rentricted output
·         the development of each man to his greatest efficiency and prosperity
Organisasi berkembang yaitu suatu organisasi yang maju contohnya perusahaan berkembang yaitu Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (TELKOM) merupakan Badan Usaha Milik Negara dan penyedia layanan telekomunikasi dan jaringan terbesar di Indonesia. TELKOM menyediakan layanan InfoComm, telepon kabel tidak bergerak (fixed wireline) dan telepon nirkabel tidak bergerak (fixed wireless), layanan telepon seluler, data dan internet, serta jaringan dan interkoneksi, baik secara langsung maupun melalui anak perusahaan. Untuk menjawab tantangan yang terus berkembang di industri telekomunikasi dalam negeri maupun di tingkat global, kami bertekad melakukan transformasi secara fundamental dan menyeluruh di seluruh lini bisnis yang mencakup transformasi bisnis dan portofolio,transformasi infrastruktur dan sistem, transformasi organisasi dan sumber daya manusia sertatransformasi budaya. Pelaksanaan transformasi ini dilakukan dalam rangka mendukung upaya diversifikasi bisnis TELKOM dari ketergantungan pada portofolio bisnis Legacy yang terkait dengan telekomunikasi, yakni layanan telepon tidak bergerak (Fixed), layanan telepon seluler(Mobile), dan Multimedia (FMM), menjadi portofolio TIME (Telecommunication, Information, Media and Edutainment). Konsistensi TELKOM dalam berinovasi telah berhasil memposisikan perusahan sebagai salah satu perusahan yang berdaya saing tinggi dan unggul dalam bisnis wave.
Pada perusahaan yang berkembang terdapat sistem-sistem yaitu:
a.       Perusahaan Go Public
Go Public berarti menjual saham perusahaan ke para investor dan membiarkan saham tersebut diperdagangkan di pasar saham. Sebagai contoh, PT. Telkomunikasi indonesia, PTAxiata XL, Indosat, dan banyak perusahaan lainnya yang sudah menjadi Go Public. Perusahaan yang memiliki sistem seperti ini memiliki kerugian seperti:
                                                                                 i.            Laporan Rutin
Setiap perusahaan yang go public secara periodik harus membuat laporan kepada Bursa Efek Indonesia, bisa saja per kuartal atau tahunan, tentu saja untuk membuat laporan tersebut diperlukan biaya.
                                                                               ii.            Terbuka
Semua perusahaan go public pasti transparan dan sangat mudah untuk diketahui oleh para kompetitornya dari segi data dan managementnya.
                                                                              iii.            Keterbatasan kekuasaan Pemilik
Para pemilik perusahaan harus memperhatikan kepentingan bersama para pemegang saham, tidak bisa lagi melakukan praktek nepotisme, kecurangan dalam pengambilan keputusan dan lainnya, karena perusahaan tersebut milik  publik.
                                                                             iv.            Hubungan antar Investor
Perusahaan terbuka harus menjaga hubungan antara perusahaan dengan para investornya dan di informasikan mengenai perkembangan dari perusahaan tersebut.

b.      Perusahaan Holding Company
Pengertian Holding Company adalah penggabungan badan usaha untuk menggabungkan suatu perusahaan dengan satu atau lebih perusahaan lain ke dalam satu kesatuan ekonomis. Mengadakan penggabungan badan usaha atau External Business Expansion merupakan alasan pemilik perusahaan untuk lebih mengembangkan usahanya dimasa yang akan datang dalam rangka mempersiapkan perusahaan dalam posisi yang berdaya saing yang kuat. Suatu perusahaan melakukan pengabungan sumber-sumber ekonomis yang dimiliki oleh perusahaan lainnya.
Perusahaan holding sering juga disebut dengan holding company, parent company, atau controlling company. Munir Fuady mengartikan holding company adalah suatu perusahaan yang bertujuan untuk memiliki saham dalam satu atau lebih perusahaan lain dan mengatur satu atau lebih perusahaan lain tersebut.
Pada holding company terdapat konsentrasi saham-saham dengan tujuan untuk mencapai pengaruh pada perusahaan tertentu atau cabang perusahaan tertentu untuk mengendalikannya.
Konsentrasi yang diinginkan dapat dicapai dengan bantuan modal asing. Holding company merupakan perusahaan yang berdiri sendiri yang atas namanya sendiri, mengeluarkan saham-saham badan usaha lain dan deviden yang tercapai dengannya. Maskapai induk (moedermaatschappij ) melalui kekayaan sahamsahamnya sebesar 40% hingga 50% dapat mengendalikan sejumlah maskapai anak (doctermaatschappijen) yang kembali lagi melalui pemilikan saham (aandelenbezit) menguasai maskapai-maspakai anak lainnya.

c.       Perusahaan Joint Venture
Joint venture merupakan suatu kerjasama antar beberapa perusahaan untuk mencapai konsentrasi kekuatan ekomomi yang lebih padat.  Joint venture dapat disebut juga sebagai aliansi strategis (strategic alliances) dan bisa dilakukan oleh perusahaan besar selain itu dapat menjadi strategi yang efektif untuk memanfaatkan kelebihan – kelebihan yang dimiliki oleh partner. Ciri utamanya:
                                                                                 i.            Kegiatan yang dilakukan oleh salah seorang partner masih tetap mengikat partner yang lain.
                                                                               ii.            Kewajiban semua pihak dalam joint venture dapat dimasukkan dalam jenis partnership.
Tujuan perusahaan joint venture adalah untuk menciptakan sebuah perusahaan dengan kombinasi mitra 'lokal' yang memiliki pengetahuan khusus pasar dan visibilitas tinggi. Bermacam-macam bentuk organisasi yang ada dapat dibedakan secara jelas ketika kita membandingkan toko kelontong, supermarket, konsultan hukum, atau perusahaan otomotif. Masing-masing unit bisnis atau organisasi tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Demikian pula yang akan kita bahas pada makalah ini seperti Organisasi Niaga, Regional dan Internasional, antara klasifikasi disetiap masing organisasi-organisasi tersebut terdapat perbedaan karakteristik pada pembentukan organisasi, tujuan organisasi maupun segi keuntungan organisasi sendiri.

c)       Kesimpulan

Organisasi adalah bentuk formal dari sekelompok manusia dengan tujuan individualnya masing - masing (gaji, kepuasan kerja, dll) yang bekerjasama dalam suatu proses tertentu untuk mencapai tujuan bersama (tujuan organisasi). Untuk Itu diperlukan beberapa tipe organisasi dalam pengembangan perusahaan tersebut.
Dalam menjalankan Perusahaannya, Organisasi yang berkembang tersebut menggunakan beberapa system untuk memajukan perusahaan mereka. Sistem organisasi berkembang yang dikenal adalah : join venture, holding company, dan go public.
Sistem organisasi yang berkembang tersebut memiliki kekurangan dan kelebihannya masing – masing yang menjadi tolak ukur setiap perusahaan memilih system pengerjaan perusahaannya sesuai dengan bidangnya masing – masing sehingga kekurangan dan kelebihan tersebut bisa di gunakan untuk memajukan kepentingan perusahaan itu sendiri.

Kamis, 16 Oktober 2014

Organisasi

1. Sebutkan pengertian organisasi menurut beberapa tokoh!
2. Gambarkan bentuk-bentuk bagan struktur organisasi!
3. Sebutkan jenis-jenis organisasi  berdasarkan tujuannya!
4. Sebutkan bentuk-bentuk kerjasama organisasi!

Pengertian Organisasi

Terdapat berbagai macam teori dari organisasi dan pada dasarnya organisasi merupakan tempat dimana sekelompok orang berkumpul untuk mencapai tujuan organisasi tersebut. Dalam ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologiekonomiilmu politik, psikologi, dan manajemen. Berikut ini pendapat para ahli tentang teori organisasi :
  1. James D. Mooney berpendapat bahwa organisasi merupakan bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama
  2. Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
  3. Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi yang bekerja atas dasar relatif terus-menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama.
Sebuah organisasi dapat terbentuk karena adanya suatu tujuan (visi dan misi) yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang diakui keberadaannya oleh masyarakat karena memberikan suatu kontribusi yang menguntungkan masyarakat seperti perekrutan sumber daya manusia didalam suatu masyarakat untuk menjadi anggota organisasi tersebut sehingga menekan angka penggangguran.

Bentuk-Bentuk Bagan Struktur Organisasi

Bentuk Piramid



Bagan organisasi bentuk Piramid adalah suatu organisasi dimana bagan organisasi tersebut berbentuk piramid serta setiap jenjang memiliki kedudukan sosial yang berbeda maksudnya suatu pimpinan tertinggi ada di paling atas, tingkatan pimpinan menengah berada di tengah serta bawahan ada di bagian bawah piramid. Bentuk piramid merupakan bagan organisasi yang sering digunakan karena bagan ini sangat mudah untuk dimengerti.


Bentuk Vertikal












Dalam bentuk bagan vertikal sedikit memiliki kesamaan seperti bentuk bagan piramid yaitu pelimpahan kekuasaan tertinggi terdapat diatas sedangkan terendah terdapat di bagian bawah.


Bentuk Horizontal














Bagan organisasi bentuk horizontal adalah bentuk bagan organisasi yang wewenangnya terdapat di ujung kiri pimpinan tertinggi sampai satuan organisasinya disusun kekanan dan terbagi sesuai wewenangnya.


Bentuk Lingkaran

















Bagan organisasi bentuk lingkaran adalah suatu bagan organisasi yang memiliki jabatan terendah disusun dari setiap luar bidang ke arah tengah dimana yang berada di tengah yaitu pimpinan tertinggi.


Jenis-Jenis Organisasi Berdasarkan Tujuan

Berdasarkan tujuannya, organisasi terbagi menjadi 4 yaitu :
  1. Organisasi Niaga
  2. Organisasi Sosial
  3. Organisasi Regional 
  4. Organisasi Internasional

1. Organisasi Niaga
Organisasi niaga memiliki tujuan untuk mendapatkan suatu keuntungan sedangkan keuntungan tersebut dipergunakan untuk mengoperasikan organisasi itu serta mensejahterakan anggotanya. Berikut ini merupakan contoh organisasi niaga :
  • PT (perseroan terbatas)
  • CV (Perseroan Komanditer)
  • Firma
  • Koperasi
  • Join Venture
  • Trust
2. Organisasi Sosial
Organisasi sosial adalah sekelompok orang yang dibentuk oleh masyarakat yang berbadan hukum atau tidak. Organisasi ini berfungsi sebagai sarana partisipasi dan aspirasi dalam proses pembangunan negara serta memiliki tujuan untuk meraih tujuan tertentu yang tidak bisa di raih oleh perorangan. organisasi sosial juga bisa disebut dengan pranata sosial dan terbagi menjadi 2 jenis yaitu :
  • Organisasi Formal : Sekolompok orang yang memiliki suatu struktur yang terumuskan dengan baik dan memiliki badan hukum 
  • Organisasi Informal : Organisasi ini terbentuk karna tidak adanya niatan untuk membuat sebuah organisasi atau bisa disebut terbentuk begitu saja contohnya rekreasi ke tempat hiburan.
3. Organisasi Regional
Organisasi regional adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi negera tertentu saja. Pada organisasi ini terbentuk karna faktor geografis serta ketersediaan sumber-sumber dan struktur organisasi tersebut. Perbedaan faktor-faktor ini akan mempengaruhi bentuk organisasi regional dan organ-organ yang menopangnya. Perbedaan ini juga akan mempengaruhi mekanisme dan prosedur penyelesaian konflik yang di tempuh sengketa antar anggota  dalam organisasi tersebut.
4. Organisasi  Internasional
Organisasi internasional adalah suatu organisasi yang dibuat oleh anggota masyarakat internasional atas dasar kesamaan yang bertujuan menciptakan perdamaian dunia dalam tata hubungan international contohnya PBB

Bentuk Kerjasama Organisasi

Bentuk-bentuk kerjasama organisasi terbagi menjadi 4 yaitu :
  1. Holding (Induk)
  2. Kartel
  3. Trust
  4. Joint Venture
1. Holding
Perusahaan induk / holding company adalah perusahaan utama yang memiliki beberapa perusahaan yang tergabung ke dalam suatu grup perusahaan. Perusahaan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan nilai pasar perusahaan (market value creation).
2. Kartel 
Kartel terbentuk oleh para peserta tender yang memiliki tujuan untuk memanipulasi pemenang tender, untuk menguntungkan salah satu anggota kartel tersebut. Praktik yang bisa disebut korupsi ini biasanya ada keterlibatan pejabat negara didalamnya.
3. Trust
Trust adalah suatu kepercayaan dari atasan untuk bawahan dan sebaliknya. Hubungan ini merupakan hal yang penting supaya kerjasama dapat tercipta dengan baik. Bentuk trust terjadi ketika atasan dan bawahan saling mengenal pengetahuan berdasarkan kepercayaan.
4. Joint Venture
Joint venture adalah bergabungnya dua perusahaan untuk menjalankan aktivasi ekonomi bersama. Semua pihak setuju untuk menjalankan keadilan kepemilikan, saham dalam penerimaan biaya dan control perusahaan secara bersama-sama.


Ref:
http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi
http://v-ixio.blogspot.com/2013/10/bentuk-bentuk-bagan-struktur-organisasi_3.html
http://razvandian.blogspot.com/2013/10/jenis-jenis-organisasi-berdasarkan.html
http://rivqiromadhoni.blogspot.com/2013/10/jenis-organisasi-bentuk-kerja-sama-dan.html